Agoda

Ayam Ingkung Khas Jogja! Menu Tahun Baru 2026

 


Ayam Ingkung Khas Jogja: Menu Penuh Makna untuk Menyambut Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Rasa Syukur

Ayam Ingkung Khas Jogja

Video Tutorial Pembuatan Ayam Ingkung Khas Jogja

Suatu sore menjelang Hari Raya Idul Fitri, aku terbesit ingin bikin masakan berbahan ayam tapi bukan opor ayam. Saat itu, ada keinginan kuat untuk memasak ayam dalam keadaan utuh. Menurutku, sore itu memasak ayam utuh bisa menjadi masakan yang terasa lebih spesial, apalagi jika disajikan saat acara penting dan penuh makna.

Ayam utuh selalu identik dengan perayaan, kebersamaan, dan niat yang sungguh-sungguh. Dari situlah aku mulai berpikir untuk mencoba masakan tradisional yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai filosofi. Pilihanku jatuh pada Ayam Ingkung, sebuah masakan khas Jogja yang terkenal dengan bentuk penyajian utuh dan sarat makna budaya.

Ayam ingkung biasanya disajikan utuh setelah direbus atau diungkep. Yang membuatnya unik, ayam ini disajikan dengan kepala ayam yang ditekuk tegak ke samping atau ke bawah, bahkan ada yang paruhnya dibuat sedikit terbuka. Pokoknya, leher ayam tidak boleh lemas atau lunglai, tetapi harus dibentuk dengan menyematkan lidi atau benang agar tampilan ayam ingkung duduk sempurna dan terlihat kokoh.


Asal-usul Ayam Ingkung Khas Jogja

Sebelum benar-benar mengulik resep ayam ingkung yang autentik, tentu saja aku ingin tahu dari mana asal masakan ini berasal. Ayam ingkung ternyata berasal dari Kota Jogja dan sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa sejak lama. Hidangan ini biasanya disajikan pada acara-acara penting, seperti kenduri, selamatan, dan perayaan adat lainnya.

Dalam tradisi Jawa, ayam ingkung bukan sekadar makanan. Ia memiliki makna simbolik yang sangat kuat dan erat kaitannya dengan hubungan manusia dan Tuhan. Karena itulah, proses pembuatannya pun tidak dilakukan secara asal-asalan.

Kata “Ingkung” sendiri diambil dari istilah “manekung”, yang artinya bersujud atau bersimpuh pasrah kepada Tuhan. Makna ini selaras dengan bentuk ayam ingkung yang disajikan utuh dan dibentuk seperti orang yang sedang bersujud atau berdoa.

Jadi, ayam ingkung melambangkan permohonan berkah dari Tuhan yang diwujudkan melalui doa dan kepasrahan penuh. Wah, dalam sekali ya makna menu Ayam Ingkung khas Jogja ini.


Ayam Ingkung sebagai Simbol Hidangan Utuh dalam Budaya Jawa

Dalam budaya Jawa, hidangan yang disajikan secara utuh memiliki makna yang sangat mendalam. Ayam ingkung yang dimasak tanpa dipotong melambangkan keutuhan niat, kesungguhan hati, dan doa yang tidak terpecah. Karena itulah, ayam ingkung selalu hadir dalam acara-acara sakral dan momen penting keluarga.

Keutuhan ayam juga dimaknai sebagai pengingat agar manusia menjaga keutuhan hubungan, baik dengan Tuhan, keluarga, maupun sesama. Filosofi ini menjadikan ayam ingkung bukan sekadar menu makan, melainkan bagian dari nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun.


Refleksi Diri Menjelang Tahun Baru 2026

Sekarang tanggal 31 Desember 2025, aku kembali menulis resep ayam ingkung yang pernah aku buat sekitar tiga tahun lalu. Resep ini dulu terinspirasi dari keinginan memasak hidangan spesial menjelang Lebaran, namun hari ini aku ingin membagikannya kembali sebagai menu spesial Tahun Baru 2026.

Memasuki tahun baru, rasanya penting untuk berhenti sejenak dan melakukan refleksi diri. Berpasrah dan berdoa adalah hal yang penting dilakukan sebagai pribadi yang mengakui adanya Tuhan. Dengan kepasrahan itulah, kita belajar menerima, bersyukur, dan berharap agar di kehidupan berikutnya, berkah dari Yang Maha Kuasa senantiasa hadir dalam perjalanan hidup kita ke depan. Amin!

Ayam ingkung menjadi simbol yang sangat pas untuk mengawali Tahun Baru 2026, karena mengajarkan kita untuk memulai segalanya dengan doa dan harapan yang baik.


Menu Masakan Tahun Baru 2026 yang Tidak Sekadar Lezat

Banyak orang merayakan pergantian tahun dengan berbagai hidangan istimewa. Namun, tidak semua menu Tahun Baru memiliki makna sedalam ayam ingkung khas Jogja. Hidangan ini bukan hanya soal rasa gurih dan kaya rempah, tetapi juga pesan spiritual yang tersimpan di dalamnya.

Ayam ingkung mengingatkan kita bahwa pergantian tahun bukan hanya tentang pesta dan kembang api, melainkan juga tentang evaluasi diri, memperbaiki niat, dan menyerahkan hasil usaha kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.


Resep Ayam Ingkung Khas Jogja

By: Ayudelight

Aku juga sudah membuat video YouTube dari resep ini, dan sudah ditonton lebih dari 99 ribu kali. Semoga resep dan tutorial ini bisa memudahkan pembaca blog aku untuk membuat ayam ingkung di dapur rumah masing-masing.

Bahan Utama

  • 1 ekor ayam utuh aku pakai ayam negeri biasanya pakai ayam kampung, kucuri dengan air jeruk nipis dan usap dengan garam merata keseluruh tubuh ayam dibagian luar dan dalam. lalu cuci bersih

Bumbu Halus Ayam Ingkung

Bumbu Halus

  • 5 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 1 sdm ketumbar

  • 6 butir kemiri sangrai

  • Seruas jahe

  • Seruas lengkuas

  • Dua lembar daun salam

  • 5 butir lada hitam (boleh ditaruh bulet2) 

  • 3 sdm kecap manis

  • 50 gr gula merah

  • 1 liter santan

Bumbu Isian Ayam

  • 5 butir kemiri sangrai

  • 5 siung bawang merah

  • 5 siung bawang putih

  • 2 batang sereh

  • Dua pasang daun jeruk

  • Daun salam secukupnya

  • Seruas jahe

  • Seruas lengkuas

  • Kecap manis secukupnya untuk olesan tubuh ayam

Bahan Pengasapan

  • Beras secukupnya

  • Daun pandan

  • Daun kunyit

Perlengkapan

  • Panci besar untuk mengungkep ayam

  • Wadah pengasapan manual dengan tutup rapat

  • Kuas untuk mengoles kecap manis

  • Lidi atau tusukan sate

  • Benang katun


Cara Membuat Ayam Ingkung Khas Jogja

Ayam Ingkung dibentuk seperti sedang bersimpuh
  1. Persiapan Ayam

    Tegakkan kepala ayam dengan cara menusukkan lidi ke dalam kerongkongan ayam. Pastikan posisi kepala kokoh dan tidak lunglai.

    Masukkan semua bumbu isian ke dalam perut ayam. Jahe dan lengkuas boleh diiris agar aromanya lebih keluar. Isian ini berfungsi untuk memberi aroma pada daging ayam sekaligus membuat tubuh ayam lebih kokoh. Setelah semua bumbu masuk, tekuk kedua kaki ayam ke dalam perut ayam. Jahit bagian ekor belakang ayam menggunakan lidi hingga rapat. Bentuk akhir ayam harus menyerupai posisi bersimpuh atau bersujud.

  2. Bersihkan ayam utuh dan keluarkan seluruh isi perutnya hingga kosong. Setelah itu, bentuk sayap ayam seperti posisi orang sedang berdoa. Lipat kedua sayap ke arah dada, lalu tusuk menggunakan tusukan sate agar tidak lepas. Ikat kembali dengan benang katun supaya lebih kuat.

  3. Olesan Awal
    Oleskan kecap manis secara merata ke seluruh tubuh ayam hingga berwarna cokelat mengilap.

    Ayam Ingkung dioles Kecap manis
  4. Membuat Bumbu Ungkep
    Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, jahe, dan lengkuas. Tumis bumbu halus bersama daun salam hingga harum dan matang. Masukkan kecap manis dan gula merah, lalu tuang sedikit santan.

  5. Memasak Santan
    Setelah bumbu harum, masukkan sisa santan hingga habis. Aduk perlahan dan masak hingga mendidih.

  6. Mengungkep Ayam
    Masukkan ayam ingkung ke dalam panci. Tutup panci dan masak dengan api kecil agar ayam matang sempurna dan bumbu meresap.

  7. Proses Guyur Kuah
    Guyur ayam dengan kuah ungkep, lalu olesi kembali dengan kecap manis. Tutup panci dan lanjutkan memasak. Lakukan proses ini sebanyak tiga kali, masing-masing selama 15 menit.

  8. Pengasapan
    Siapkan wadah pengasapan. Masukkan beras, daun pandan, dan daun kunyit ke dalam wadah. Letakkan tatakan atau dudukan untuk ayam, lalu tutup rapat agar asap terperangkap. Proses ini akan memberikan aroma asap yang khas.
    Jika ingin praktis, teknik asap ini juga bisa dibantu dengan minyak asap cair yang banyak dijual di pasaran. tinggal semprot saja saat proses ungkepan ayam jadi tidak perlu diasapin lagi. Harum smokey sudah berasa secara instant.

  9. Penyajian
    Ayam ingkung siap disajikan. Nikmati bersama sambal favorit kalian dan nasi hangat.


Kenapa Ayam Ingkung Cocok untuk Acara Spesial Keluarga

Ayam ingkung disajikan utuh dan berukuran besar, sehingga sangat cocok dinikmati bersama keluarga. Proses memasaknya yang panjang mencerminkan kesabaran dan ketelatenan, dua hal yang sering menjadi resolusi saat memasuki tahun baru.

Disajikan di tengah meja makan, ayam ingkung menjadi pusat perhatian dan menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.


Menjaga Tradisi Lewat Dapur Rumah

Memasak ayam ingkung di rumah bukan hanya menghadirkan hidangan lezat, tetapi juga menjaga tradisi kuliner Nusantara. Resep ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, sekaligus sarana untuk menanamkan nilai budaya kepada generasi berikutnya.


Penutup

Demikianlah proses pembuatan Ayam Ingkung khas Jogja, sebuah masakan tradisional Indonesia yang penuh makna dan filosofi. Jika kalian ingin melihat video tutorialnya, silakan klik video di bawah ini.

Kalian juga bisa mencoba resep aku yang lainnya di blog ini klik disini. Mari berteman dengan aku melalui media sosial di Instagram, TikTok, dan Facebook dengan nama Ayudelight.

Tinggalkan komentar atau pertanyaan kalian di kolom di bawah ini. Aku akan dengan senang hati membalasnya.

Sampai jumpa di resep lainnya dan jangan lupa mengunjungi cerita travel aku di sini.

Selamat memasuki Tahun Baru 2026!
Cheers!!

Salam hangat,
Ayudelight

Komentar

Postingan Populer